Author : Junio Sari
Asap putih masih membubung tinggi
Membuat rasa takut bercampur ngeri
Tujuh tahun lumpur meluap tak kenal henti
16 desa lenyap tak tampak lagi
Disini kami tafakur
Merenung diatas tanggul lumpur
Yang kini telah menjadi kubur
Bagi saudara-saudara kami yg telah terbujur
Apakah ini takdir yang sudah diatur
Atau kealpaan orang-orang yang ngawur
Kubersujud dengan hati yang hancur
Ya Allah, ampuni kami yang tak pandai bersyukur
Kubawa anak-anakku berkunjung kesini
Agar bisa mengerti dan tidak tinggi hati
Semua yang kita punya adalah titipan Ilahi
Jika Allah mau semudah menjentikkan jari
#Puisi #Tragedi