Author : Junio Sari
Di zaman ketika media jadi tuntunan
Kitab suci sering tak jadi perhatian
Kemunafikan dibela mati-matian
Kejujuran dianggap aib dan pencitraan
Rakyat bingung mana yang dipercaya
Yang berkata atas nama agama
Tapi beritanya penuh propaganda
Mereka opportunis yang kering hati dan jiwa
Kalau bicara penuh kemunafikan
Pura-pura suci mengatasnamakan tuhan
Merintih saat mencari dukungan
Menindas kalau dapat kekuasaan
Demi syahwat kekuasaan partai
Dalam meraup pendukung ramai
Sering kali membuat lalai
Sehingga kebenaran pun terabai
Sadarilah wahai rakyat
Orang-orang yang pintar debat
Belum tentu pemimpin yang hebat
Tetapi pasti orator berbakat
Rakyat butuh pemimpin tegas
Bukan dengan kata-kata yang pedas
Tapi teguh dalam menjalankan tugas
Membela rakyat sampai tuntas
Ketika pemimpin salah ditentukan
Suara protes yang engkau teriakkan
Hanya akan melalui kebisuan
Janji pun hilang ditelan kesunyian
Di negeri kita tercinta
Sudah terbiasa menjadi fakta
Janji kampanye hanya sebatas kata
Seiring waktu bagai mimpi semata
Ujilah pemimpin dengan amal mereka
Tinggalkan segala ucapannya
Apakah baik sejak awalnya
Atau hanya menjelang kampanye saja
Hilangkan kebencian yang membuat buta
Berdoalah mohon petunjukNya
Mata hatimu akan melihatnya
Mana yang dusta mana yang nyata
# Puisi #Politik